October 5, 2022

Syair Perwujudan

Wujud adalah kerangka mati. Kebahagiaan adalah nyawa. Menyala. Terus hidup.

Kita terlalu sibuk dengan orang lain. Membuat nalar sadar-tidak sadar. Ternyata, sahabat adalah diri kita dengan wujud yang berbeda.

Diriku adalah perwujudan.

Sore ini fajar merah perlahan menutup mata. Dua matahari bersamaan terbenam, dan salah satunya adalah engkau. Lekas terbit!

Kusandangkan pedang. Kubunuh diriku untuk kehidupan yang lain. Aku merasa berdosa jika nyawa kematian ini tidak menghantuimu, menemanimu, melintas cahaya asap Nirvana.

Berpacu cepat cahaya, memeluk bayangan, sekalipun kau sedang dalam kehinaan; menuju titik terendah hidupmu. Aku ada. Dan aku akan menjadi manusia yang paling bahagia di dunia ini. Ouh Fiii-Maaaa..
.
.
.
.
Oleh: Ube Kacobu
Tembok pahlawan, depan saya ada Ibu Adi.
Minggu, 11 September 2022.