September 29, 2022

Penggunaan Bahasa Awkward di Kalangan Para Gamers

literaturcorner.com – Banyak fitur yang diberikan oleh aplikasi di era saat ini, salah satunya adalah, game online. Menurut Ivan C Sibero, game online merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak dipakai dan dinikmati oleh pengguna media elektronik saat ini. Game menjadi salah satu alternatif bagi remaja dalam menghibur diri.

Dunia mahasiwa terkadang membuat sebagian orang sibuk dengan tugas, tapi sebagai mahasiwa juga tidak bisa menyalahkan dosen, karena dari tugas tersebut akan membuat seorang mahasiswa lebih tahu tentang mata kuliah yang diampu dosen.

Dengan banyaknya tugas dari dosen satu ke dosen lainnya yang membuat tugas selalu hadir. Pada saat itu mahasiswa akan mengalami yang namanya stres, mereka tahu permasalahannya, dan mereka juga tau cara penyelesainnya. Dan puncak untuk menyelesaikan masalahnya ini adalah masa tegang bagi seorang mahasiswa. Dan pada akhirnya, penat kunjung juga di kepala. Pelariannya adalah game.

Saya telah melakukan survei terhadap 25 mahasiswa pecinta game online seperti, Mobile Legend, PUBG, Sepak Bola, Hago, dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa tujuannya bermain game adalah untuk menghilangkan stress, mengisi waktu luang, membuat mood bagus, menambah teman, meningkatkan solidaritas, dan dapat melatih otak.

Bahasa atau Umpetan yang Sering Digunakan Gamers Ketika Bermain 

Seorang gamers bisa mengucapkan kata-kata atau umpetan secara spontanitas dalam waktu yang singkat, dan tentunya terkadang ada plesetan yang mereka tuturkan, yaitu:

 Asem

Jika ditilik kembali, kata asem atau menggunakan bahasa Indonesia menjadi asam dalam KBBI artinya adalah pohon yang besar batangnya, daunnya kecil-kecil, buahnya berpolong-polong, dan masam rasanya. Dalam pengucapan tersebut ada perubahan fonem dari huruf “a” menjadi “e”, yang mana asam adalah nama sebuah pohon. Tapi ketika berbeda pengucapan maka pemaknaannya pun menjadi berbeda. Secara spontanitas mereka menggunakan kata tersebut untuk melancarkan aksi mereka dalam melakukan permainan, dan mereka kadang tidak sadar jika apa yang mereka katakan membawa makna yang berbeda.

Anjing

Dalam KBBI kata Anj*ng mempunyai arti binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga rumah, berburu dan sebagainya. Ketika permainan berlangsung, pemaknaan kata tersebut menjadi berbeda. Yang awalnya hewan kemudian menjadi sebuah umpatan karena ketidaknyamanan atau kalah main dengan lawan mereka, dan bisa juga menjadi sebuah amunisi ketika tim mereka tidak seperti apa yang diinginkan.

Anjir

KBBI mengatakan, arti dari anjir adalah terusan; saluran (air); kanal:– yang dibangun tidak dapat digunakan lagi untuk lalu lintas kendaraan air yang besar. Tapi berbeda ketika kata tersebut digunakan oleh seorang gamers ketika permainan berlangsung. Saluran air tiba-tiba maknanya menjadi sebuah umpatan kekesalan terhadap apa yang dilakukan pemain sendiri, atau bahkan tim sendiri yang melakukan kesalahan fatal. Jika ditilik kembali, hal itu hanyalah sebuah permainan, tapi jika mereka mengetahui arti dari kata yang mereka ucapkan sepertinya mereka sangat banyak makna. Dan karena konteksnya berbeda, maka pemaknaannya pun berbeda.

Brengsek

Kata yang sering muncul dari kata sebelumnya, dalam KBBI kata tersebut tidak baku, bentuk bakunya adalah berengsek yang mempunyai arti kacau sekali. Sepertinya kata tersebut memang cocok diucapkan oleh gamers ketika permainan sedang berlangsung yang bisa saja kekalahan menyapa. Hanya saja, jika pengucapan dalam konteks bahasa Indonesia tidak tepat.

Bajing*n

Mempunyai arti penjahat atau pencopet. Sebuah kata yang diucapkan ketika bemain game, yang sepertinya jika ditafsirkan seperti ini, apa yang mereka target dalam sebuah permainan diambil orang lain, atau pun lawan mereka. Sebuah kata umpatan yang pemilihannya sangat epik hanya untuk sebuah game online.

Bitch

Dalam kamus Bahasa Inggris, kata tersebut mempunyai arti anjing betina, perempuan jalang (perempuan yang menyebalkan), dan sialan (digunakan ketika komplain; menjelek-jelekkan seseorang).

Kampret

Ia adalah sebuah kelelawar kecil pemakan serangga hidungnya berlipat-lipat. Sebuah nama hewan yang jarang sekali mengerti apa arti sesungguhnya ternyata keluar spontan dari mulut para gamers ketika bermain game.

Tujuh kata di atas mewakili semua perkataan spontan dari gamers ketika melangsungkan sebuah permainan. Hal itu terjadi karena kebiasaan mengucapkan kata-kata tersebut yang mempunyai makna negatif dalam dunia game. Sebenarnya masih banyak lagi umpetan-umpetan yang dilontarkan oleh mereka, bahkan lebih frontal (as you know, tidak usah dijelaskan, kalian pasti tahu).

Dampak Perkataan Umpetan Gamers dalam Kehidupan Nyata

Seperti halnya ketika mereka jatuh atau tersandung, hal yang diucapkan secara spontan adalah apa yang mereka ucapkan spontan juga ketika bermain game. Sadar atau tidaknya, mereka akan kebiasaan untuk mengucapkan hal tersebut.

Di lain sisi, tergantung orang yang melakukan, ada yang bisa mengontrol diri ketika berada di dunia nyata. Semua hal yang terjadi di dunia maya ketika bermain game mereka tinggalkan, dan diusahakan tidak kecoplosan untuk mengatakan hal yang tidak sepatutnya tersebut.

Apa yang menjadi kebiasaan, apalagi ketika seoarang gamers kebanyakan bermain di dunia maya dengan jam yang lumayan banyak menjadikan sebuah otak untuk mengingat apa yang dikeluarkan oleh mulut secara spontanitas. Dan hal tersebutlah yang menjadi kewaspadaan yang sesugguhnya. Menjaga diri untuk bisa menempatkan diri di mana dan kapan harus berbicara yang sewajarnya.

.

.

Oleh: Fakhriyah (Mahasiswi hobi tidur sambil merem).

Referensi: https://www.zonareferensi.com/pengertian-bahasa/

 

 

(Baca Juga : Musuh Terbesar Perubahan Adalah Kepastian)

You may have missed